Langsung ke konten utama

✅ 5 Langkah Menulis Bab Hasil

 

5 Langkah Menulis Bab Hasil

1. Sajikan Deskripsi Data

Berisi gambaran umum data/karakteristik responden atau objek penelitian.

Isi umumnya:

  • Jumlah responden

  • Jenis kelamin, usia, pendidikan, pekerjaan, dsb. (jika penelitian survei)

  • Statistik deskriptif variabel (mean, SD, min–max)

Contoh:

Mayoritas responden berjenis kelamin perempuan (63,64%), dengan rentang usia 21–30 tahun (56,3%).


2. Paparkan Hasil Uji Instrumen / Validitas & Reliabilitas

Jika penelitian kuantitatif yang menggunakan kuesioner.

Yang perlu ditunjukkan:

  • Hasil uji validitas (r-hitung > r-tabel)

  • Hasil uji reliabilitas (Cronbach’s Alpha > 0.7)

Contoh:

Semua item memiliki nilai r-hitung > r-tabel sehingga dinyatakan valid.


3. Paparkan Hasil Uji Asumsi Klasik (Jika Regresi)

Meliputi:

  • Normalitas

  • Multikolinearitas

  • Heteroskedastisitas

  • Autokorelasi (jika data time series)

Tampilkan tabel/grafik penting dan jelaskan apakah memenuhi asumsi.

Contoh:

Nilai VIF < 10 dan tolerance > 0.1 sehingga tidak terdapat multikolinearitas.


4. Sajikan Hasil Uji Hipotesis

Bagian inti Bab Hasil.

Sesuai metode penelitian, misalnya:

  • Regresi linier berganda

  • SEM-PLS

  • T-test

  • ANOVA

  • Korelasi

  • Mediasi/moderasi

Yang harus dituliskan:

  • Tabel output utama (koefisien)

  • Nilai uji statistik (t, F, p-value, R², Beta)

  • Kesimpulan apakah hipotesis diterima atau ditolak

Contoh:

Variabel E-Service Quality berpengaruh positif signifikan terhadap Continuance Intention (β = 0.356; Sig = 0.002).


5. Tulis Ringkasan Temuan Utama

Akhir Bab Hasil biasanya berupa simpulan singkat dari keseluruhan temuan, tanpa membahas teori (itu di Bab Pembahasan/Bab V).

Contoh:

Secara keseluruhan, seluruh hipotesis penelitian diterima. E-Service Quality dan Customer Satisfaction sama-sama memberikan pengaruh signifikan terhadap Continuance Intention.


📌 Format Penulisan Umum Bab Hasil (Template Siap Pakai)

4.1 Deskripsi Data Penelitian
4.2 Hasil Uji Instrumen Penelitian
4.3 Hasil Uji Asumsi Klasik
4.4 Hasil Analisis Regresi / Uji Hipotesis
4.5 Ringkasan Hasil Penelitian


Jika Anda mau, saya bisa buatkan contoh Bab Hasil lengkap sesuai topik penelitian Anda (misalnya E-Service Quality → Satisfaction → Continuance Intention).
Cukup beri tahu variabel Anda dan jumlah responden.

Komentar

WA ME

WA Chat via WhatsApp

Live Chat

Postingan populer dari blog ini

10 Daftar Jurnal Sinta 4 Gratis

10 Daftar Jurnal Sinta 4 Gratis Pendahuluan Publikasi ilmiah di jurnal terakreditasi merupakan kebutuhan penting bagi akademisi, mahasiswa, dan peneliti di Indonesia. Salah satu jalur yang paling sering dipilih adalah jurnal yang terindeks di SINTA (Science and Technology Index), yang memberikan peringkat dari SINTA 1 hingga SINTA 6. SINTA 4 berada di level menengah, yang berarti kualitasnya telah diakui secara nasional tetapi belum sampai kategori tertinggi. Masalah yang sering dihadapi penulis adalah biaya publikasi. Tidak sedikit jurnal mengenakan APC (Article Processing Charge) atau biaya pemrosesan artikel. Padahal banyak penulis—khususnya mahasiswa atau peneliti muda—membutuhkan jurnal yang gratis atau tanpa biaya publikasi. Artikel ini menyajikan 10 daftar jurnal SINTA 4 gratis (atau setidaknya open access tanpa APC signifikan), disertai scope, informasi penerbit, dan cara verifikasi. 1. Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia (NJPI) Penerbit: Lembaga Sosial Rumah Indonesia beker...

Jurnal Sinta 5 Gratis: Panduan Lengkap + 10 Contoh Jurnal Tanpa Biaya Publikasi

Pendahuluan Publikasi ilmiah adalah kewajiban bagi mahasiswa, dosen, dan peneliti di Indonesia. Sejak diberlakukannya aturan akreditasi nasional melalui Science and Technology Index (Sinta) oleh Kemdikbudristek, jurnal dibagi dalam enam peringkat: Sinta 1 (paling tinggi) hingga Sinta 6 (paling rendah). Jurnal Sinta 5 menempati posisi menengah-bawah dalam sistem akreditasi, namun tetap terindeks resmi dan diakui untuk keperluan akademik. Publikasi di jurnal Sinta 5 sering menjadi pilihan mahasiswa S1, S2, atau peneliti pemula yang baru memulai karier akademik. Salah satu keuntungan adalah adanya banyak jurnal Sinta 5 gratis yang tidak membebankan biaya publikasi atau article processing charge (APC). Dengan demikian, peneliti bisa menulis, mengirim, dan menerbitkan artikel ilmiah tanpa khawatir soal biaya. Pengertian Jurnal Sinta 5 Gratis Jurnal Sinta 5: Jurnal nasional terakreditasi pada level menengah-bawah yang menunjukkan standar mutu cukup baik, konsistensi terbit, serta sistem edit...

Jurnal Sinta 3 Gratis: Panduan Lengkap + 10 Contoh Jurnal Tanpa Biaya Publikasi

Jurnal Sinta 3 Gratis: Panduan Lengkap + 10 Contoh Jurnal Tanpa Biaya Publikasi Pendahuluan Publikasi ilmiah merupakan syarat penting bagi dosen, mahasiswa, dan peneliti di Indonesia. Kenaikan jabatan akademik, kelulusan pascasarjana, hingga pengakuan penelitian seringkali bergantung pada publikasi di jurnal terakreditasi nasional. Untuk itu, pemerintah melalui Kemdikbudristek menyediakan Sinta (Science and Technology Index) sebagai sistem pemeringkatan jurnal. Jurnal terakreditasi diberi peringkat dari Sinta 1 (tertinggi) hingga Sinta 6 (terendah). Walau Sinta 1 dan 2 dianggap lebih prestisius, publikasi di Sinta 3 tetap bernilai tinggi dan sah digunakan untuk penilaian akademik. Menariknya, ada sejumlah jurnal Sinta 3 gratis yang tidak mengenakan biaya publikasi atau article processing charge (APC), sehingga menjadi solusi bagi penulis yang memiliki keterbatasan dana. Pengertian Jurnal Sinta 3 Gratis Jurnal Sinta 3 adalah jurnal nasional yang terakreditasi dengan kualitas menengah ke...

Membuat Grafik di SPSS — Panduan Lengkap

  Pendahuluan Grafik adalah alat visual yang sangat berguna untuk menyajikan data secara cepat dan jelas. Dalam konteks penelitian, pengajaran, atau pelaporan, grafik membantu pembaca memahami pola, distribusi, dan hubungan antarvariabel tanpa harus membaca tabel angka panjang. SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) menyediakan berbagai jenis grafik yang dapat disesuaikan untuk kebutuhan analisis kuantitatif. Artikel ini memberikan panduan langkah demi langkah untuk membuat, memformat, dan mengekspor grafik di SPSS, disertai tips praktis untuk menghasilkan visual yang informatif dan profesional. Mengapa Memilih Grafik di SPSS? SPSS memudahkan pembuatan grafik bagi peneliti yang bekerja dengan dataset besar. Keunggulannya meliputi: Antarmuka grafis yang intuitif (menu Chart Builder dan Legacy Dialogs). Kemampuan untuk menggabungkan statistik ringkasan langsung dalam grafik (misalnya mean, error bars). Opsi kustomisasi yang cukup untuk kebutuhan akademik dan presentasi. I...

Analisis Moderasi di SmartPLS: Panduan Akademik Lengkap untuk Penelitian Kuantitatif

  Pendahuluan Dalam penelitian kuantitatif, hubungan antara variabel tidak selalu bersifat sederhana dan langsung. Pada banyak kasus, kekuatan atau arah hubungan antara variabel independen dan dependen dapat dipengaruhi oleh variabel lain yang dikenal sebagai variabel moderator . Analisis yang melibatkan variabel moderator menjadi penting untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam dan realistis terhadap fenomena yang diteliti. Seiring berkembangnya metode analisis data, pendekatan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) semakin banyak digunakan, terutama dalam penelitian sosial, manajemen, pendidikan, dan bisnis. SmartPLS sebagai salah satu perangkat lunak PLS-SEM menyediakan fitur analisis moderasi yang relatif mudah digunakan, namun tetap memerlukan pemahaman konseptual yang kuat. Permasalahan umum yang sering dihadapi mahasiswa dan peneliti pemula adalah kebingungan dalam menentukan jenis moderasi, kesalahan dalam membangun model interaksi, serta ket...