Langsung ke konten utama

Download Ten Crises

You have unrestricted access to this book since it is open access. places China's 70-year modern history in context against a single, unified background Written by one of the top researchers on Chinese agrarian issues stresses the importance of the rural sector.

Authors: Wen Tiejun

Publisher: Springer

Ten Crises

Download Ten Crises


It introduces the theoretical framework which is based on Immanuel Wallerstein’s world system theory and Samir Amin’s dependence theory, as well as the theory of cost transfer. It argues that throughout China’s history of industrialization and financialization that as a rule whenever the cost of crisis could be transferred to the rural sector, the capital-intensive urban industry sector could achieve a “soft-landing” and the existing institution could be maintained. When the cost of the crisis was not transferable to the rural sector, it manifested as a “hard-landing” in the urban sector, giving rise to major reforms in the economic system.


China’s experience defies logical self-consistency if deciphered through the discourse forged by advanced countries in the stage of financial capitalism. This book endeavors to contextualize China’s ‘particular’ historical experience in the general process of capitalist development. China’s progress in the past 60 years is thus depicted as a completion of primitive capital accumulation and then procession into industrial expansion and adjustment.


In its pursuit of industrialization, China has endured cyclical macroeconomic fluctuation, which is unexceptional to most of the industrialized countries. China has experienced ten such crises since the founding of the New Republic. With the exception of the first crisis in 1949–1950 at the beginning of national founding, which was a continuation of the monetary crisis of the former Republic of China since 1935, the other nine cyclical alternations between economic peaks and troughs since 1958 have occurred during New China’s late industrialization. Over the past 60 years, these have occurred in a context where China has been subject to untenable foreign debt pressure on four occasions. It was under a relatively passive circumstance of debt and deficit crisis that China embraced an “open policy.”


Please check our service, if you need help to publish your article in Scopus, Copernicus or even Sinta journal. 

Komentar

WA ME

WA Chat via WhatsApp

Live Chat

Postingan populer dari blog ini

10 Daftar Jurnal Sinta 4 Gratis

10 Daftar Jurnal Sinta 4 Gratis Pendahuluan Publikasi ilmiah di jurnal terakreditasi merupakan kebutuhan penting bagi akademisi, mahasiswa, dan peneliti di Indonesia. Salah satu jalur yang paling sering dipilih adalah jurnal yang terindeks di SINTA (Science and Technology Index), yang memberikan peringkat dari SINTA 1 hingga SINTA 6. SINTA 4 berada di level menengah, yang berarti kualitasnya telah diakui secara nasional tetapi belum sampai kategori tertinggi. Masalah yang sering dihadapi penulis adalah biaya publikasi. Tidak sedikit jurnal mengenakan APC (Article Processing Charge) atau biaya pemrosesan artikel. Padahal banyak penulis—khususnya mahasiswa atau peneliti muda—membutuhkan jurnal yang gratis atau tanpa biaya publikasi. Artikel ini menyajikan 10 daftar jurnal SINTA 4 gratis (atau setidaknya open access tanpa APC signifikan), disertai scope, informasi penerbit, dan cara verifikasi. 1. Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia (NJPI) Penerbit: Lembaga Sosial Rumah Indonesia beker...

Jurnal Sinta 5 Gratis: Panduan Lengkap + 10 Contoh Jurnal Tanpa Biaya Publikasi

Pendahuluan Publikasi ilmiah adalah kewajiban bagi mahasiswa, dosen, dan peneliti di Indonesia. Sejak diberlakukannya aturan akreditasi nasional melalui Science and Technology Index (Sinta) oleh Kemdikbudristek, jurnal dibagi dalam enam peringkat: Sinta 1 (paling tinggi) hingga Sinta 6 (paling rendah). Jurnal Sinta 5 menempati posisi menengah-bawah dalam sistem akreditasi, namun tetap terindeks resmi dan diakui untuk keperluan akademik. Publikasi di jurnal Sinta 5 sering menjadi pilihan mahasiswa S1, S2, atau peneliti pemula yang baru memulai karier akademik. Salah satu keuntungan adalah adanya banyak jurnal Sinta 5 gratis yang tidak membebankan biaya publikasi atau article processing charge (APC). Dengan demikian, peneliti bisa menulis, mengirim, dan menerbitkan artikel ilmiah tanpa khawatir soal biaya. Pengertian Jurnal Sinta 5 Gratis Jurnal Sinta 5: Jurnal nasional terakreditasi pada level menengah-bawah yang menunjukkan standar mutu cukup baik, konsistensi terbit, serta sistem edit...

Jurnal Sinta 3 Gratis: Panduan Lengkap + 10 Contoh Jurnal Tanpa Biaya Publikasi

Jurnal Sinta 3 Gratis: Panduan Lengkap + 10 Contoh Jurnal Tanpa Biaya Publikasi Pendahuluan Publikasi ilmiah merupakan syarat penting bagi dosen, mahasiswa, dan peneliti di Indonesia. Kenaikan jabatan akademik, kelulusan pascasarjana, hingga pengakuan penelitian seringkali bergantung pada publikasi di jurnal terakreditasi nasional. Untuk itu, pemerintah melalui Kemdikbudristek menyediakan Sinta (Science and Technology Index) sebagai sistem pemeringkatan jurnal. Jurnal terakreditasi diberi peringkat dari Sinta 1 (tertinggi) hingga Sinta 6 (terendah). Walau Sinta 1 dan 2 dianggap lebih prestisius, publikasi di Sinta 3 tetap bernilai tinggi dan sah digunakan untuk penilaian akademik. Menariknya, ada sejumlah jurnal Sinta 3 gratis yang tidak mengenakan biaya publikasi atau article processing charge (APC), sehingga menjadi solusi bagi penulis yang memiliki keterbatasan dana. Pengertian Jurnal Sinta 3 Gratis Jurnal Sinta 3 adalah jurnal nasional yang terakreditasi dengan kualitas menengah ke...

Membuat Grafik di SPSS — Panduan Lengkap

  Pendahuluan Grafik adalah alat visual yang sangat berguna untuk menyajikan data secara cepat dan jelas. Dalam konteks penelitian, pengajaran, atau pelaporan, grafik membantu pembaca memahami pola, distribusi, dan hubungan antarvariabel tanpa harus membaca tabel angka panjang. SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) menyediakan berbagai jenis grafik yang dapat disesuaikan untuk kebutuhan analisis kuantitatif. Artikel ini memberikan panduan langkah demi langkah untuk membuat, memformat, dan mengekspor grafik di SPSS, disertai tips praktis untuk menghasilkan visual yang informatif dan profesional. Mengapa Memilih Grafik di SPSS? SPSS memudahkan pembuatan grafik bagi peneliti yang bekerja dengan dataset besar. Keunggulannya meliputi: Antarmuka grafis yang intuitif (menu Chart Builder dan Legacy Dialogs). Kemampuan untuk menggabungkan statistik ringkasan langsung dalam grafik (misalnya mean, error bars). Opsi kustomisasi yang cukup untuk kebutuhan akademik dan presentasi. I...

Analisis Moderasi di SmartPLS: Panduan Akademik Lengkap untuk Penelitian Kuantitatif

  Pendahuluan Dalam penelitian kuantitatif, hubungan antara variabel tidak selalu bersifat sederhana dan langsung. Pada banyak kasus, kekuatan atau arah hubungan antara variabel independen dan dependen dapat dipengaruhi oleh variabel lain yang dikenal sebagai variabel moderator . Analisis yang melibatkan variabel moderator menjadi penting untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam dan realistis terhadap fenomena yang diteliti. Seiring berkembangnya metode analisis data, pendekatan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) semakin banyak digunakan, terutama dalam penelitian sosial, manajemen, pendidikan, dan bisnis. SmartPLS sebagai salah satu perangkat lunak PLS-SEM menyediakan fitur analisis moderasi yang relatif mudah digunakan, namun tetap memerlukan pemahaman konseptual yang kuat. Permasalahan umum yang sering dihadapi mahasiswa dan peneliti pemula adalah kebingungan dalam menentukan jenis moderasi, kesalahan dalam membangun model interaksi, serta ket...