Langsung ke konten utama

Verbs: The Heart of the Sentence

Every sentence needs a verb, so you start with the verb when you want to do anything to your sentence — including correct it. Verbs come in all shapes and sizes. In this chapter, I explain how to distinguish between linking and action verbs and to sort helping verbs from main verbs. Then I show you how to choose the correct verb for each sentence. Finally, I explain which pronouns you need for sentences with linking verbs. 
Linking Verbs: The Giant Equal Sign
Linking verbs are also called being verbs because they express states of being — what is, will be, or was. Here’s where math intersects with English. Linking verbs are like giant equal signs plopped into the middle of your sentence. For example, you can think of the sentence

Ralph’s uncle is a cannibal with a taste for finger food.as
Ralph’s uncle = a cannibal with a taste for finger food.Or, in shortened form,
Ralph’s uncle = a cannibal

Just as in an algebra equation, the word is links two ideas and says that they are the same. Thus, is is a linking verb. Here are more linking verbs:

  • Lulu will be angry when she hears about the missing bronze tooth.

Lulu = angry (will be is a linking verb)
  • Stan was the last surfer to leave the water when the tidal wave approached.

Stan = last surfer (was is a linking verb)
  • Edgar has been depressed ever since the fall of the House of Usher.

Edgar = depressed (has been is a linking verb)

Being or linking — what’s in a name?
In the preceding section, you may have noticed that all the linking verbs in the sample sentences are forms of the verb to be, which is (surprise, surprise) how they got the name being verbs. When I was a kid (sometime before they invented the steam engine), these verbs were called copulative, from a
root word meaning “join.” However, copulative is out of style with English teachers these days (perhaps because you can also use the root for words referring to sex). I prefer the term linking because some equal-sign verbs are not forms of the verb to be. Check out these examples:

  • With his foot-long fingernails and sly smile, Big Foot seemed threatening.
Big Foot = threatening (seemed is a linking verb)

  • A jail sentence for the unauthorized use of a comma appears harsh.
jail sentence = harsh (appears is a linking verb in this sentence)

  • The penalty for making a grammar error remains severe.
penalty = severe (remains is a linking verb in this sentence)

  • Lochness stays silent whenever monsters are mentioned.
Lochness = silent (stays is a linking verb in this sentence)

Seemed, appears, remains, and stays are similar to forms of the verb to be in that they express states of being. They simply add shades of meaning to the basic concept. You may, for example, say that 

With his foot-long fingernails and sly smile, Lochinvar was threatening. 

But now the statement is more definite. Seemed leaves room for doubt. Similarly, remains (in the third sample sentence) adds a time dimension to the basic expression of being. The sentence implies that the penalty was and still is severe.
No matter how you name it, any verb that places an equal sign in the sentence is a being, linking, or copulative verb.


Savorinq sensory Verbs

Sensory verbs — verbs that express information you receive through the senses of sight, hearing, smell, taste, and so forth — may also be linking verbs:


  • Two minutes after shaving, all of Legghorn's three chins feel scratchy

all of Legghorn's three chins = scratchy (feel is a linking verb) 

  • Lola's piano solo sounds horrible, like barking inside a paint can.
piano = horrible (sounds is a linking verb)
  • The ten-year-old lasagna in your refrigerator smells disgusting.
lasagna = disgusting (smells is a linking verb)
  • The ten-year-old lasagna in your refrigerator also looks disgusting,
lasagna = disgusting (looks is a linking verb)
  • Needless to say, the ten-year-old lasagna in your refrigerator tastes great!
lasagna = great (tastes is a linking verb)

Some verbs, especially those that refer to the five senses, may be linking verbs, but only if they act as an equal sign in the sentence. If they aren't equating two ideas, they aren't linking verbs. In the preceding example sentence about Legghorn's chins,
feel is a linking verb. Here's a different sentence with the same verb:

  • With their delicate fingers, Lulu and Lochness feel Legghorn's chins.
In this sentence, feel is not a linking verb because you're not saying that Lulu and Lochness = chins. Instead, you're saying that Lulu and Lochness don't believe that Legghorn shaved, so they went stubble hunting.


Here is a list of the most common linking verbs:
  • Forms of to be: am, are, is, was, were, will be, shall be, has been, have been, had been, could be, should be, would be, might have been, could have been, should have been, shall have been, will have been, must have been, must be.
  • Sensory verbs: look, sound, taste, smell, feel.
  • Words that express shades of meaning in reference to a state of being: appear, seem, grow, remain, stay.  

Komentar

WA ME

WA Chat via WhatsApp

Live Chat

Postingan populer dari blog ini

10 Daftar Jurnal Sinta 4 Gratis

10 Daftar Jurnal Sinta 4 Gratis Pendahuluan Publikasi ilmiah di jurnal terakreditasi merupakan kebutuhan penting bagi akademisi, mahasiswa, dan peneliti di Indonesia. Salah satu jalur yang paling sering dipilih adalah jurnal yang terindeks di SINTA (Science and Technology Index), yang memberikan peringkat dari SINTA 1 hingga SINTA 6. SINTA 4 berada di level menengah, yang berarti kualitasnya telah diakui secara nasional tetapi belum sampai kategori tertinggi. Masalah yang sering dihadapi penulis adalah biaya publikasi. Tidak sedikit jurnal mengenakan APC (Article Processing Charge) atau biaya pemrosesan artikel. Padahal banyak penulis—khususnya mahasiswa atau peneliti muda—membutuhkan jurnal yang gratis atau tanpa biaya publikasi. Artikel ini menyajikan 10 daftar jurnal SINTA 4 gratis (atau setidaknya open access tanpa APC signifikan), disertai scope, informasi penerbit, dan cara verifikasi. 1. Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia (NJPI) Penerbit: Lembaga Sosial Rumah Indonesia beker...

Jurnal Sinta 5 Gratis: Panduan Lengkap + 10 Contoh Jurnal Tanpa Biaya Publikasi

Pendahuluan Publikasi ilmiah adalah kewajiban bagi mahasiswa, dosen, dan peneliti di Indonesia. Sejak diberlakukannya aturan akreditasi nasional melalui Science and Technology Index (Sinta) oleh Kemdikbudristek, jurnal dibagi dalam enam peringkat: Sinta 1 (paling tinggi) hingga Sinta 6 (paling rendah). Jurnal Sinta 5 menempati posisi menengah-bawah dalam sistem akreditasi, namun tetap terindeks resmi dan diakui untuk keperluan akademik. Publikasi di jurnal Sinta 5 sering menjadi pilihan mahasiswa S1, S2, atau peneliti pemula yang baru memulai karier akademik. Salah satu keuntungan adalah adanya banyak jurnal Sinta 5 gratis yang tidak membebankan biaya publikasi atau article processing charge (APC). Dengan demikian, peneliti bisa menulis, mengirim, dan menerbitkan artikel ilmiah tanpa khawatir soal biaya. Pengertian Jurnal Sinta 5 Gratis Jurnal Sinta 5: Jurnal nasional terakreditasi pada level menengah-bawah yang menunjukkan standar mutu cukup baik, konsistensi terbit, serta sistem edit...

Jurnal Sinta 3 Gratis: Panduan Lengkap + 10 Contoh Jurnal Tanpa Biaya Publikasi

Jurnal Sinta 3 Gratis: Panduan Lengkap + 10 Contoh Jurnal Tanpa Biaya Publikasi Pendahuluan Publikasi ilmiah merupakan syarat penting bagi dosen, mahasiswa, dan peneliti di Indonesia. Kenaikan jabatan akademik, kelulusan pascasarjana, hingga pengakuan penelitian seringkali bergantung pada publikasi di jurnal terakreditasi nasional. Untuk itu, pemerintah melalui Kemdikbudristek menyediakan Sinta (Science and Technology Index) sebagai sistem pemeringkatan jurnal. Jurnal terakreditasi diberi peringkat dari Sinta 1 (tertinggi) hingga Sinta 6 (terendah). Walau Sinta 1 dan 2 dianggap lebih prestisius, publikasi di Sinta 3 tetap bernilai tinggi dan sah digunakan untuk penilaian akademik. Menariknya, ada sejumlah jurnal Sinta 3 gratis yang tidak mengenakan biaya publikasi atau article processing charge (APC), sehingga menjadi solusi bagi penulis yang memiliki keterbatasan dana. Pengertian Jurnal Sinta 3 Gratis Jurnal Sinta 3 adalah jurnal nasional yang terakreditasi dengan kualitas menengah ke...

Membuat Grafik di SPSS — Panduan Lengkap

  Pendahuluan Grafik adalah alat visual yang sangat berguna untuk menyajikan data secara cepat dan jelas. Dalam konteks penelitian, pengajaran, atau pelaporan, grafik membantu pembaca memahami pola, distribusi, dan hubungan antarvariabel tanpa harus membaca tabel angka panjang. SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) menyediakan berbagai jenis grafik yang dapat disesuaikan untuk kebutuhan analisis kuantitatif. Artikel ini memberikan panduan langkah demi langkah untuk membuat, memformat, dan mengekspor grafik di SPSS, disertai tips praktis untuk menghasilkan visual yang informatif dan profesional. Mengapa Memilih Grafik di SPSS? SPSS memudahkan pembuatan grafik bagi peneliti yang bekerja dengan dataset besar. Keunggulannya meliputi: Antarmuka grafis yang intuitif (menu Chart Builder dan Legacy Dialogs). Kemampuan untuk menggabungkan statistik ringkasan langsung dalam grafik (misalnya mean, error bars). Opsi kustomisasi yang cukup untuk kebutuhan akademik dan presentasi. I...

Analisis Moderasi di SmartPLS: Panduan Akademik Lengkap untuk Penelitian Kuantitatif

  Pendahuluan Dalam penelitian kuantitatif, hubungan antara variabel tidak selalu bersifat sederhana dan langsung. Pada banyak kasus, kekuatan atau arah hubungan antara variabel independen dan dependen dapat dipengaruhi oleh variabel lain yang dikenal sebagai variabel moderator . Analisis yang melibatkan variabel moderator menjadi penting untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam dan realistis terhadap fenomena yang diteliti. Seiring berkembangnya metode analisis data, pendekatan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) semakin banyak digunakan, terutama dalam penelitian sosial, manajemen, pendidikan, dan bisnis. SmartPLS sebagai salah satu perangkat lunak PLS-SEM menyediakan fitur analisis moderasi yang relatif mudah digunakan, namun tetap memerlukan pemahaman konseptual yang kuat. Permasalahan umum yang sering dihadapi mahasiswa dan peneliti pemula adalah kebingungan dalam menentukan jenis moderasi, kesalahan dalam membangun model interaksi, serta ket...