Langsung ke konten utama

Yang Bertahan Tidak Selalu Menang

 

Yang Bertahan Tidak Selalu Menang



Novel reflektif–inspiratif tentang bertahan di masa sulit—tanpa janji kemenangan.

Pandemi tidak hanya tentang angka dan berita.
Ia tentang orang-orang yang tetap bangun pagi, tetap bekerja, dan tetap pulang… meski rasa takut belum pergi.

Rizal tidak mengejar hidup yang besar.
Ia hanya berusaha agar hari ini tidak runtuh—untuk dirinya, dan untuk Aira, anak perempuan yang ia bawa berjalan pelan melewati masa yang tidak ramah.

📖 Baca 5 Bab Awal Gratis
📱 Format: digital-first | E-book Full tersedia

CTA utama: Baca Teaser 5 Bab (Gratis)
CTA kedua: Dapatkan E-book Full Version Click


SECTION: UNTUK SIAPA CERITA INI?

Jika pernah…

  • kehilangan arah meski tetap menjalani hari,

  • merasa tertinggal saat orang lain terlihat lebih cepat,

  • berusaha kuat tanpa ingin disebut hebat,

  • berjalan pelan karena tidak ingin runtuh,

maka novel ini ditulis untuk menemani—bukan untuk menggurui.


SECTION: TENTANG NOVEL

Apa yang ada di dalamnya

  • Kisah ayah tunggal di pinggir kota yang mencoba tetap hadir untuk anaknya

  • Tahun pandemi, pekerjaan yang hilang, hari-hari berulang

  • Luka yang tidak selalu menangis, tapi tetap terasa

  • Keberanian kecil yang diulang, bukan kemenangan besar yang diumumkan

Nada cerita: realis, sunyi, hangat, dan manusiawi.


SECTION: KUTIPAN UTAMA (QUOTE BLOCK)

“Ia tidak menang besar. Tapi ia bertahan.”
Yang Bertahan Tidak Selalu Menang


SECTION: KENAPA 5 BAB DIBUKA GRATIS?

Cerita ini tidak ingin terburu-buru.
Lima bab awal dibuka agar pembaca bisa masuk tanpa janji apa pun—tanpa harus percaya dulu, tanpa harus membeli dulu.

Jika cocok, lanjutkan.
Jika tidak, tak apa. Cerita ini tidak mengejar siapa pun.


SECTION: YANG DIDAPATKAN (TEASER vs FULL VERSION)

✅ Teaser (Gratis)

  • 5 bab awal (format baca nyaman)

  • pengantar emosi & arah cerita

  • mengenal Rizal dan Aira sejak awal

✅ Full Version (E-book)

  • kisah lengkap hingga penutup

  • perkembangan Rizal: runtuh → bertahan → memilih cukup → menemukan makna

  • bagian “tahun yang hilang” 2021 dan fase setelahnya

  • penutup dewasa: tidak manis, tapi utuh


SECTION: TENTANG PENULIS

Sahir Alim

Penulis novel reflektif–inspiratif tentang manusia di masa sulit: pandemi, kehilangan, cinta, dan cara hidup tetap berdiri tanpa banyak sorak.


SECTION: CTA AKHIR

Mulai dari yang gratis.

Baca pelan. Tidak semua cerita perlu tergesa.

CTA utama: Baca Teaser 5 Bab (Gratis)
CTA kedua: Dapatkan E-book Full Version
CTA ketiga (opsional): Ikuti Update Rilis & Sequel


FAQ (OPSIONAL, SINGKAT)

Apakah ini buku motivasi?
Tidak. Ini novel reflektif–inspiratif, pesannya menyatu dalam cerita.

Apakah ceritanya sedih?
Ada luka, tapi juga kehangatan. Ini kisah bertahan yang manusiawi.

Apakah akan ada sequel?
Ada rencana. Sequel akan hadir setelah buku pertama mendapat napas dari pembaca.




Komentar

WA ME

WA Chat via WhatsApp

Live Chat

Postingan populer dari blog ini

10 Daftar Jurnal Sinta 4 Gratis

10 Daftar Jurnal Sinta 4 Gratis Pendahuluan Publikasi ilmiah di jurnal terakreditasi merupakan kebutuhan penting bagi akademisi, mahasiswa, dan peneliti di Indonesia. Salah satu jalur yang paling sering dipilih adalah jurnal yang terindeks di SINTA (Science and Technology Index), yang memberikan peringkat dari SINTA 1 hingga SINTA 6. SINTA 4 berada di level menengah, yang berarti kualitasnya telah diakui secara nasional tetapi belum sampai kategori tertinggi. Masalah yang sering dihadapi penulis adalah biaya publikasi. Tidak sedikit jurnal mengenakan APC (Article Processing Charge) atau biaya pemrosesan artikel. Padahal banyak penulis—khususnya mahasiswa atau peneliti muda—membutuhkan jurnal yang gratis atau tanpa biaya publikasi. Artikel ini menyajikan 10 daftar jurnal SINTA 4 gratis (atau setidaknya open access tanpa APC signifikan), disertai scope, informasi penerbit, dan cara verifikasi. 1. Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia (NJPI) Penerbit: Lembaga Sosial Rumah Indonesia beker...

Jurnal Sinta 5 Gratis: Panduan Lengkap + 10 Contoh Jurnal Tanpa Biaya Publikasi

Pendahuluan Publikasi ilmiah adalah kewajiban bagi mahasiswa, dosen, dan peneliti di Indonesia. Sejak diberlakukannya aturan akreditasi nasional melalui Science and Technology Index (Sinta) oleh Kemdikbudristek, jurnal dibagi dalam enam peringkat: Sinta 1 (paling tinggi) hingga Sinta 6 (paling rendah). Jurnal Sinta 5 menempati posisi menengah-bawah dalam sistem akreditasi, namun tetap terindeks resmi dan diakui untuk keperluan akademik. Publikasi di jurnal Sinta 5 sering menjadi pilihan mahasiswa S1, S2, atau peneliti pemula yang baru memulai karier akademik. Salah satu keuntungan adalah adanya banyak jurnal Sinta 5 gratis yang tidak membebankan biaya publikasi atau article processing charge (APC). Dengan demikian, peneliti bisa menulis, mengirim, dan menerbitkan artikel ilmiah tanpa khawatir soal biaya. Pengertian Jurnal Sinta 5 Gratis Jurnal Sinta 5: Jurnal nasional terakreditasi pada level menengah-bawah yang menunjukkan standar mutu cukup baik, konsistensi terbit, serta sistem edit...

Jurnal Sinta 3 Gratis: Panduan Lengkap + 10 Contoh Jurnal Tanpa Biaya Publikasi

Jurnal Sinta 3 Gratis: Panduan Lengkap + 10 Contoh Jurnal Tanpa Biaya Publikasi Pendahuluan Publikasi ilmiah merupakan syarat penting bagi dosen, mahasiswa, dan peneliti di Indonesia. Kenaikan jabatan akademik, kelulusan pascasarjana, hingga pengakuan penelitian seringkali bergantung pada publikasi di jurnal terakreditasi nasional. Untuk itu, pemerintah melalui Kemdikbudristek menyediakan Sinta (Science and Technology Index) sebagai sistem pemeringkatan jurnal. Jurnal terakreditasi diberi peringkat dari Sinta 1 (tertinggi) hingga Sinta 6 (terendah). Walau Sinta 1 dan 2 dianggap lebih prestisius, publikasi di Sinta 3 tetap bernilai tinggi dan sah digunakan untuk penilaian akademik. Menariknya, ada sejumlah jurnal Sinta 3 gratis yang tidak mengenakan biaya publikasi atau article processing charge (APC), sehingga menjadi solusi bagi penulis yang memiliki keterbatasan dana. Pengertian Jurnal Sinta 3 Gratis Jurnal Sinta 3 adalah jurnal nasional yang terakreditasi dengan kualitas menengah ke...

Membuat Grafik di SPSS — Panduan Lengkap

  Pendahuluan Grafik adalah alat visual yang sangat berguna untuk menyajikan data secara cepat dan jelas. Dalam konteks penelitian, pengajaran, atau pelaporan, grafik membantu pembaca memahami pola, distribusi, dan hubungan antarvariabel tanpa harus membaca tabel angka panjang. SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) menyediakan berbagai jenis grafik yang dapat disesuaikan untuk kebutuhan analisis kuantitatif. Artikel ini memberikan panduan langkah demi langkah untuk membuat, memformat, dan mengekspor grafik di SPSS, disertai tips praktis untuk menghasilkan visual yang informatif dan profesional. Mengapa Memilih Grafik di SPSS? SPSS memudahkan pembuatan grafik bagi peneliti yang bekerja dengan dataset besar. Keunggulannya meliputi: Antarmuka grafis yang intuitif (menu Chart Builder dan Legacy Dialogs). Kemampuan untuk menggabungkan statistik ringkasan langsung dalam grafik (misalnya mean, error bars). Opsi kustomisasi yang cukup untuk kebutuhan akademik dan presentasi. I...

Analisis Moderasi di SmartPLS: Panduan Akademik Lengkap untuk Penelitian Kuantitatif

  Pendahuluan Dalam penelitian kuantitatif, hubungan antara variabel tidak selalu bersifat sederhana dan langsung. Pada banyak kasus, kekuatan atau arah hubungan antara variabel independen dan dependen dapat dipengaruhi oleh variabel lain yang dikenal sebagai variabel moderator . Analisis yang melibatkan variabel moderator menjadi penting untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam dan realistis terhadap fenomena yang diteliti. Seiring berkembangnya metode analisis data, pendekatan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) semakin banyak digunakan, terutama dalam penelitian sosial, manajemen, pendidikan, dan bisnis. SmartPLS sebagai salah satu perangkat lunak PLS-SEM menyediakan fitur analisis moderasi yang relatif mudah digunakan, namun tetap memerlukan pemahaman konseptual yang kuat. Permasalahan umum yang sering dihadapi mahasiswa dan peneliti pemula adalah kebingungan dalam menentukan jenis moderasi, kesalahan dalam membangun model interaksi, serta ket...